Selasa, 15 Maret 2016

Implementasi Komputasi

TUGAS SOFTSKILL 1 “IMPLEMENTASI KOMPUTASI”


NAMA           :  EKANOVITA INDRIWATI
NPM              :  58412100
KELAS          :  4IA23
MATKUL      :  PENGANTAR KOMPUTASI MODERN
DOSEN          :  Dr. RINA NOVIANA, SKom,. MMSI




Latar belakang
Komputasi bermula karena tidak ada alat hitung yang dapat menghitung dalam jumlah besar pada zaman dahulu kala, namun seiring perkembangan zaman fungsi dari sebuah komputasi bertambah bukan hanya untuk menghitung namun juga untuk memperagakan simulasi, pemrosesan data yang banyak, membantu manusia dalam membuat keputusan dan lainnya.


Implementasi Komputasi dalam bidang Fisika
Komputer adalah alat serbaguna yang saat ini pemanfaatannya banyak dilakukan hampir disegala bidang. Pemakaian perangkat lunak komputer dalam bidang fisika diantaranya untuk membantu pemecahan masalah matematik, statistik, dan pemodelan. Perangkat lunak komputer yang umum dipakai untuk pemecahan model matematis adalah bahasa tingkat tinggi( high level language) diantaranya Pascal, Fortran, C dan C++, ADA,Visual Basic dan lain-lain. Untuk dapat memakai bahasa tingkat tinggi sang programmer dituntut kemampuan merancang program dengan logika yang tepat dan efisien.



“ALGORITMA TREE BERHIRARKI UNTUK KOMPUTASI PARTIKEL FISIKA.” 
Simulasi partikel N-Bodi telah banyak digunakan untuk mempelajari berbagai sistem fisika seperti fisika plasma, fisika akselerator, sistem dinamika molekuler dan astrofisika yang menggunakaninteraksi antar partikel sebagai dasar komputasinya. Walaupun perkembangan teknologi komputermemungkinkan untuk mensimulasi banyak partikel yang berinteraksi secara elektrostatik ataupungravitasi, tantangan untuk mengembangkan algoritma dari komputasi tersebut masih terbuka. Telah dikembangkan metode tree berhirarki yang lebih baik daripada metode titik jala sehinggaorde komputasinya mencapai O (N log N). Pada makalah ini dibahas implementasi yang efisien dari algoritma tree berhirarki menggunakan teknik quick-sorting untuk penpartisi domain partikel pada pembentukan tree dan penjejakan tree dengan metode Breath First Search dalam menghitung gaya pada partikel .





Implementasi Komputasi pada bidang Geologi



Implementasi komputasi modern dalam bidang Geologi adalah GIS.  Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi adalah sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi. GIS lebih dikenal sebagai software tools, misalnya: ArcInfo, MapInfo, AutoCadMap, Grass, dan masih banyak lagi. Dengan tools yang sama maka GIS berkaitan dengan proses dan presentasi peta-peta skala kecil (peta LandUse, Kehutanan), sedangkan LIS berkaitan dengan peta-peta skala besar, yaitu peta bidang-bidang tanah (land parcels).


GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya. GIS memungkinkan untuk menggambarkan dan menganalisa informasi dengan cara pandang baru, mengungkap semua keterkaitan yang selama ini tersembunyi, pola, dan kecenderungannya.
Untuk mendukung suatu Geographic information system (GIS), pada prinsipnya terdapatdua jenis data, yaitu:

a.              Data spasial
Data yang berkaitan dengan aspek keruangan dan merupakan data yang menyajikan lokasi geografis atau gambaran nyata suatu wilayah di permukaan bumi. Umumnya direpresentasikan berupa grafik, peta, atau pun gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu. 


b.      Data non-spasial
     Data non-spasial disebut juga data atribut, yaitu data yang menerangkan keadaan atau informasi-informasi dari suatu objek (lokasi dan posisi) yang ditunjukkan oleh data spasial. Salah satu komponen utama dari Geographic information system (GIS) adalah perangkat lunak (software).


 Contoh Tentang Aplikasi GIS Untuk Kegiatan Pemantuan Budidaya Pertanian.

Sebagai contoh dengan penggunaan aplikasi GIS kita dapat mengetahui keadaan tanaman, parameter tanah, informasi mengenai lingkungan tumbuh di lapang, mendeteksi pertumbuhan tanaman, kadar air tanah dan tanaman, hama dan penyakit tanaman, pemetaan sumber daya, irigasi, mengetahui kebutuhan pupuk, menentukan posisi lahan, monitoring lingkungan dan lain sebgainya. GIS juga dapat digunakan untuk membuat peta persebaran tanaman pangan dalam suatu wilayah, peta persebaran komoditi hortikultura, jenis tanah, dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar